Islam adalah agama yang sangat banyak pengikutnya/kaumnya. maka dari itu agama islam adalah agama yang sangat memperhatikan masa depan. Seruan “islam di masa depan” ini adalah salah satu tema kajian yang diberikan kepada seluruh staff/karyawan di lingkungan SAINTEK pada hari rabu 03 juli 2019 oleh Bapak H Abdul Jalil, S.PdI.

Amal usaha Muhammadiyah harus lebih dikembangkan. Tidak melakukan kegiatan kajian Islam sama dengan perbuatan yang melebihi batas seperti menolak laknatan Allah. Laknat Allah datang karena banyak perbuatan manusia yang di luar Islam.
Hal yang kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah mengingatkan muslim lain untuk lebih berbuat baik.

Gerakan dakwah nahi Munkar yang diwujudkan pada saat usia 29 tahun kyai dahlan memberanikan untuk menyampaikan dasar – dasar pemikiran kepada umat islam, agar umat manusia lebih bersifat kritis, dan tidak mengikuti apa yang ada. Oleh karena itu sekitar tahun 1988 kyai dahlan memberanikan dirinya untuk mengubah kiblat masjid gede di wilayah Yogyakarta, tetapi dengan penolakan dari petinggi-petinggi di zaman kerajaan Yogyakarta serta pertentangan oleh rakyat, sehingga mushola kyai dahlan dibakar karena penolakan dari rakyat tentang perubahan arah kiblat masjid gede. padahal kyai dahlan melakukan ini semua untuk kegiatan berdakwah. “Agar manusia tidak hanya belajar agama saja atau ikut-ikutan saja, tetapi juga belajar tentang geografi bagaimana. sehingga kita sholat bagaimana arah kiblat yang benar dan sesuai.” kata bapak H. Jalil.

(ing, a4)

 

Related Post

Type your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *