WORKSHOP MANAJEMEN RISIKO 2026 HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIVERISTAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

Himpunan Mahasiswa Teknik Indsutri Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) adalah sebuah oranisasi mahasiswa tingkat jurusan atau program studi dengan tujuan yang sama, yaitusebagai wadah untuk mengembangkan bakat yang dimiliki oleh maasiswa dari bidang akademk maupun non-akademik. Organisasi ini berupaya menyediakan berbagai wadah pembelajaran dan pengalaman yang berguna bagi anggotanya, sekaligus membentuk karakter yang kompetitif dan siap bersaing di dunia industri.

Selain kegiatan akademik, bidang non-akademik menjadi perhatian yang important dalam himpunan. Berbagai program diselenggarakan setiap tahun untuk membantu mahasiswa melatih soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, dan problem solving. Pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini membantu mahasiswa dalam membangun karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Dengan begitu, himpunan berperan sebagai wadah yang tidak hanya memfasilitasi kegiatan di jurusan yang spesifik, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang berkualitas dan berdaya saing di berbagai jurusan.

Workshop Manajemen Risiko merupakan salah satu kegiatan non-akademik yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Tahun ini Workshop Manajemen Risiko mengusung tema “Risk Management Skill untuk Generasi Muda yang Siap Menghadapi Tantangan”. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kemampuan analisis risiko mahasiswa melalui penyampaian materi, sesi diskusi, serta praktik pemodelan project. Workshop Manajemen Risiko juga berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman teknis dan membangun pola pikir preventif antar mahasiswa Teknik Industri agar peserta mampu memperoleh pengalaman baru dan siap menghadapi berbagai ketidakpastian di masa mendatang.

Acara ini dimulai dengan pelaksanaan workshop sesi pertama yang berfokus pada pemaparan teori dasar manajemen risiko oleh pemateri pertama yaitu Ibu Indah Apriliana Sari W., ST., MT. dan dilanjutkan dengan sesi kedua yang berfokus pada agenda praktik pengisian matriks evaluasi oleh pemateri kedua yaitu Ibu Dr. Wiwik Sulistiyowati, ST., MT. Kegiatan Workshop Manajemen Risiko ini dilaksanakan pada hari Minggu pada tanggal 17 Mei 2026 di Lab. Sistem Produksi Teknik Industri UMSIDA. Kegiatan ini dimulai pukul 07.45 WIB yang dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Muhammadiyah, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua Pelaksana, Ketua Umum HMTI, dan sekaligus sambutan oleh Dosen Teknik Industri UMSIDA Tedjo Sukmono, ST., MT. Beliau menyampaikan dengan diselenggarakan acara ini bisa sebagai bekal di masa depan agar mahasiswa memiliki ketajaman analisis dalam memitigasi risiko operasional di dunia industri.

Sambutan Dosen Teknik Industri

Workshop Manajemen Risiko sesi pertama ini dimulai dengan penyampaian landasan teori komprehensif yang dipandu langsung oleh Ibu Indah Apriliana Sari W., ST., MT.. Penjelasan dasar dibuka dengan pemaparan definisi serta kategori-kategori risiko, lalu dilanjutkan dengan pembahasan mendalam mengenai prinsip dasar dan kerangka kerja manajemen risiko. Selain itu, Ibu Indah Apriliana Sari W., ST., MT. juga mengupas tuntas seluruh tahapan dalam proses manajemen risiko guna memberikan pondasi kognitif yang kuat bagi para peserta. Pemahaman teoretis ini menjadi landasan dasar yang sangat penting bagi mahasiswa agar mampu mengenali, mengklasifikasikan, serta memetakan potensi bahaya operasional secara sistematis sebelum melangkah ke tahap implementasi praktis di dalam sistem industri.

Penjelasan Materi Pertama

Kemudian setelah menyelesaikan pemaparan teori, acara memasuki waktu istirahat sejenak sebelum dilanjutkan ke sesi kedua yang dipandu oleh Ibu Dr. Wiwik Sulistiyowati, ST., MT.. Pada sesi kedua ini, Ibu Wiwik menekankan pada aspek kemampuan praktis mahasiswa dalam menguji coba project formula, menghitung nilai tingkat kritis, serta menuangkan data analisis tersebut ke dalam templat project Risk Register digital secara langsung. Melalui pendekatan praktikum berbasis studi kasus keteknikindustrian ini, mahasiswa dituntut untuk berpikir taktis, presisi, dan terampil dalam mengelola instrumen mitigasi risiko operasional demi membangun sistem kontrol mutu yang inovatif dan berkelanjutan.

Penjelasan Singkat dan Praktik

Memasuki agenda berikutnya di dalam ruang laboratorium, rangkaian kegiatan workshop berlanjut pada pengerjaan project tugas simulasi riil secara individu oleh seluruh peserta. Pada kesempatan tersebut, tugas kelompok yang diberikan adalah pengisian lembar matriks risk register berdasarkan analisis kasus yang telah dipaparkan sebelumnya. Para peserta menampilkan berbagai hasil kalkulasi risiko yang kritis, logis, dan solutif sehingga membuat atmosfer problem solving di dalam Lab. Sistem Produksi terasa begitu hidup dan dinamis. Sesi pengerjaan praktis ini juga menjadi ajang krusial bagi para mahasiswa untuk menguji ketelitian formula matematis serta melatih rasa percaya diri mereka saat menyatukan persepsi project mitigasi project masing-masing.

Setelah seluruh project selesai dikerjakan, acara berlanjut dengan sesi tanya jawab interaktif serta diskusi panel bersama Ibu Wiwik. Para peserta berdiskusi aktif dalam forum terbuka untuk membedakan kendala teknis ataupun error formula data yang mereka temukan selama sesi praktik berlangsung. Pada momen tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan dedikasi yang telah dibagikan, pihak panitia juga melaksanakan penyerahan sertifikat penghargaan secara formal kepada para pemateri yang disaksikan langsung oleh seluruh audiens dengan penuh antusias.

Sebelum seluruh rangkaian acara formal berakhir, para peserta disuguhi dengan agenda pembagian doorprize menarik yang telah disiapkan oleh panitia untuk yang sudah bertanya kepada kedua pemateri, dan selanjutnya sesi pembagian cinderamata kepada kedua pemateri yang telah memberikan wawasan dan insight yang sangat berguna bagi mahasiswa yang hadir dalam acara workshop manajemen risiko 2026 pada kali ini.

Pembagian Doorprize

Kegiatan Workshop Manajemen Risiko 2026 ini resmi diakhiri dengan dokumentasi bersama antara seluruh peserta, jajaran panitia HMTI, dan pemateri. Melalui pelatihan dua sesi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan metodologi analisis risiko, baik secara teoretis maupun praktis dalam ruang lingkup organisasi maupun dunia industri nyata. Kemampuan praktis mengolah project digital juga melatih mahasiswa Teknik Industri untuk berpikir preventif, tanggap terhadap ketidakpastian, dan berani menginisiasi perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Materi ini menuntut peserta melihat setiap kegagalan sistem sebagai peluang untuk menghadirkan solusi keteknikan yang aplikatif. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa resmi memperoleh kompetensi baru yang siap dijadikan modal berharga dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan