Open Talk Prodi Teknik Industri Tahun 2022

Open Talk merupakan sebuah diskusi terbuka yang mana di dalam kegiatan tersebut digunakan untuk mengumpulkan aspirasi dari mahasiswa serta mencari solusi bersama atas permasalahan yang diutarakan. Open Talk memiliki peran yang yang penting untuk membangun sebuah komunikasi yang baik dan sehat antar satu individu dengan individu lainnya maupun terhadap kelompok, terlebih pada sebuah instansi akademik yang mana komunikasi antara dosen dan mahasiswa merupakan suatu keharusan yang harus terjalin dengan baik supaya hal ini dapat memperlancar sebuah pembelajaran dalam hal akademik maupun non-akademik pada suatu lembaga pendidikan.  Sebuah komunikasi yang sehat juga sangat diperlukan untuk membangun serta memajukan sebuah lembaga pendidikan yang ada. Pada tanggal 03 April 2022, prodi Teknik Industri telah mengadakan kegiatan Open Talk dengan tema “Bersama Bersinergi Untuk Kemajuan Prodi Teknik Industri“yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen dan para akademisi Prodi Teknik Industri. Peserta daripada kegiatan Open Talk kali ini adalah seluruh mahasiswa Teknik Industri Umsida. Kegiatan Open Talk merupakan kegiatan wajib tahunan prodi Teknik Industri. Sesuai dengan susunan acara yang telah disusun sebelumnya, Open Talk diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan disambung dengan pemaparan materi dari beberapa dosen Teknik Industri. Materi yang disampaikan yakni membahas mengenai pengenalan Teknik Industri, perkembangan prestasi secara akademik maupun non akademik pada mahasiswa Teknik Industri dari tahun ke tahun, alternatif untuk menempuh kelulusan tanpa skripsi, dan pemaparan materi tentang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Antusias peserta dalam acara ini sangatlah terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pemateri. Peserta Open Talk mengharapkan untuk selalu diadakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya, karena mereka mengaku bahwa kegiatan ini bisa menjembatani mereka untuk membicarakan masalah yang ada dalam prodi teknik industri dan mengharapkan adanya solusi atas permasalahan yang mereka bicarakan.